ATTENTION!!!

Please respect the blog owner by not copying or quoting the blog's content without owner's permission.

You can quote any of the content, but:
1. You ask for the owner's permission (contact me here)
2. You put the direct link to this blog or to the specific post you quote.

Thank you.

Protected by Copyscape Unique Content Checker

Tuesday, April 15, 2014

Homesick

Akhir-akhir ini saya lagi kangen-kangennya sama keluarga di Bogor. Selama hampir 2 tahun kuliah di Malang, rasanya frekuensi nelpon dan FaceTime-an sama keluarga paling banyak di semester 4 ini. Apa-apa nelpon, apa-apa FaceTime. Kata pertama yang dikeluarkan adalah "kangeeeen!". Bahkan mau ngomongin tentang NBA sama adik pun saya memutuskan untuk lewat jalur suara dibanding chatting lewat Line atau BBM. Selain dia emang suka nggak peduli dengan chat-chat yang masuk, NBA emang enak diomongin langsung. Awalnya cuma mau ngecek kabar, ujung-ujungnya konsultasi tentang NBA. Maklum, newbie (bentar lagi juga pasti bosen). Dan saya lagi malas-malasnya buka internet buat cari istilah-istilah NBA, jadi apa-apa tanya adik. Padahal yang nelpon saya, yang keluar pulsa saya, tapi dia suka ngomel "Kakak kalau nelpon ngomongin NBA doang bisa 20 menitan!" (Alah, seneng aja kan lu akhirnya ada temen ngobrol NBA :p)

Tuh kan, apa-apa pasti ujungnya NBA lagi -_-

Balik ke topik utama. H-O-M-E-S-I-C-K. Saya biasanya kebal sama hal-hal begini. Saya nggak pernah pulang di tengah-tengah semester, sekalipun ada libur panjang sampai 5 hari (atau pas minggu tenang). Alasannya simpel: nanti kalau udah pulang, bakal malas balik ke Malang lagi. That's right. Dan juga, mahasiswa arsitektur itu tugasnya bejibun. Mungkin saya salah satu mahasiswa yang take it easy terhadap tugas, tapi kalau sampai banyak tugas dan tugasnya dibawa pulang ke rumah? Meh. Nggak akan selesai. Teman-teman saya yang rumahnya deket macam di Surabaya aja mikir dua kali kalau mau pulang tiap minggu. Gimana saya?

Source

Tapi walaupun begitu, pulang adalah suatu kewajiban bagi saya. Setiap libur semester harus pulang. I can't help but thinking about my family all the time. Tell ya what, I'm a 'family woman' (maunya ngikutin istilah 'family man' gitu tapi gagal kayaknya, ya udah lah). Tapi kalau pun mereka ke Malang juga, rasanya bakal beda dengan kalau saya yang pulang ke sana. Anak rantau pasti mengerti hal ini, kecuali yang emang basic-nya tahan banting. Lah, saya juga tahan banting kok. Akhir-akhir ini aja label 'tahan banting'-nya ketiban label 'awas pecah'.

Terus, apalagi yang bikin tambah homesick? Lagu. Yeah, we're talking about this again. Penyanyi dan band-band yang akhir-akhir ini sering saya dengar kebetulan punya lagu tentang 'pulang', atau setidaknya ada kata 'home' baik di judul maupun liriknya. Karena itu, saya pun bikin playlist spesial berjudul HOMESICK (yes, with full caps lock) yang berisi lagu-lagu ini. Cekidot.

1. HOME - Michael Buble
Lagu ini memang menempati posisi teratas bagi yang galau pengen pulang. Siapa sih yang nggak tau lagu ini? Lagi di sekolah aja "Let me go hoooomeeeee~", lagi macet "Let me go hoooomeeee~", gimana yang lagi homesick pasti nyanyinya pakai suara parau dan depresi "LET ME GO HOOOO-OOO-OOOMEEE~ I'M JUST TOO FAR FROM WHERE YOU ARE, I WANNA COME HOOOOME~". Sedih. Om Buble emang juara banget. *kecup jauh*
Listen to this song here.

2. 93 MILLION MILES - Jason Mraz
"Just know, you’re never alone, you can always come back home."
My Uncle J is the best at writing a song. Dia bisa bikin lagu tentang apa aja, dan pasti salah satunya ada lagu tentang 'pulang'. Dia juga anak rantau loh, kawan, maybe that's why I can relate to this song. Sebenarnya lagunya sangat menginspirasi buat kita-kita yang lagi jauh dari rumah untuk menggapai mimpi, tapi ya kalau denger lirik makjleb di atas kan gimana gitu rasanya.
Listen to this song here.

3. HALFWAY HOME - Jason Mraz
"I'm halfway home and I'm still out, still out on my own. I'm halfway there and I don't care, no I don't mind."
Another song from Uncle J. Kali ini cuma lagu yang diiringi akustik gitarnya aja karena biasanya dia bawain lagu ini live, tapi tahulah suara dia gimana, jadinya heart-breaking gitu (eaaaa).
Listen to this song here.

4. HOME IS IN YOUR EYES - Greyson Chance
"I travel a thousand miles just so I can see you smile. Feels so far away when you cry, 'cause home is in your eyes."
Katanya, Dek Greyson bikin lagu ini buat fans-fans-nya di seluruh dunia yang jauh dari dia. Tapi buat saya mah, ini juga cocok buat keluarga ('family woman' strikes again). Kalau saya pulang, wajah keluarga saya kelihatan senang banget. Sebaliknya, kalau saya balik lagi ke Malang, mereka sedih, terutama Mama. She just couldn't stop being sad, but she tried to hide it so I wouldn't feel sad too. Ah siyal, jadi ikutan sedih.
Listen to this song here.

5. COME HOME - OneRepublic
"Come home, come home. Cause I’ve been waiting for you for so long, for so long."
Oke, mungkin lagu ini cocoknya buat keluarga saya yang selalu nungguin saya pulang (emang ada yang nungguin...?). Tapi yah, lagunya slow banget, ditambah suara akang Ryan Tedder yang jedeerrrrr bikin eargasm. Kayaknya dia lagi nungguin seseorang buat pulang ke dia gitu. I'll come home, kang, don't worry.
Listen to this song here.

6. EVERY NIGHT - Imagine Dragons
"I'm coming home to you, every night, every night, every night, every night."
Udah denger Come Home-nya OneRepublic? Mungkin lagu ini bisa jadi lagu balasannya. Seperti Come Home, ini lebih pas buat pasangan sih. Tapi berhubung saya nggak punya pasangan (uhuk, kode, uhuk), lagu ini buat Mama-Papa-adik-adik tercinta saja. Kalau denger ini saya suka mikir sendiri... saya nggak bisa pulang ke rumah setiap malam. Boro-boro. Itu yang bikin saya kratak-kratak kalau denger lagu ini.
Listen to this song here.

7. GET HOME - Bastille
"How am I gonna get myself back home?"
Soundtrack yang pas buat yang bingung mau pulang naik apa. Kereta? Pesawat? Bus? Jalan kaki? Blah. Tapi kalau saya sih nyanyi ini pas lagi ada libur panjang di tengah-tengah semester dan tugas sedang menggunung. How am I gonna get myself back home kalau begini caranya? Ditambah musik dark a la Bastille dan suaranya bang Dan Smith aaiihhhhh ailapyu bang, ailapyu.
Listen to this song here.

8. HOME - American Authors
"I'm not trying to stop a hurricane. I'm not trying to shake the ground below. I'm just trying to find a way to make it back home."
Same title as Buble's song, but this is a completely different song. Dibawakan oleh band favorit saya yang baru (thanks banget loh Seth Meyers, untung saya suka ngikutin acara Late Night-nya hoho), Home juga mengusik tentang orang yang pengen banget pulang, dalam kasus lagu ini, ke 'Mama' dan 'Lady'-nya. It's the mix of rock and country (because of the banjo thing), tapi enak banget lagunya :') Saya emang nggak pernah salah pilih penyanyi/band buat digilai haha.
Listen to this song here.

9. HOME - Phillip Phillips
"Just know you're not alone, cause I'm gonna make this place your home."
Again, same title different song. Dan liriknya mirip-mirip 93MM-nya Uncle J. Kalau yang lagu-lagu sebelumnya tentang pulang atau kembali ke rumah, lagu ini justru mencoba untuk 'make this place our home'. Jadi, di mana pun kita berada, bang Phillip bakal bikin tempat itu jadi rumah kita, kawan. Tetep aja sih, walaupun lagunya asyik, kalau mood lagi mellow pengen pulang ya jadinya sedih.
Listen to this song here.

Well, anak rantau? Jadi ikutan homesick?
Saya ngetik sambil dengerin playlist 'HOMESICK' ini. Pipi tiba-tiba basah aja :')

1 comment:

  1. Wah jadi inget lagunya Edward Sharpe & The Magnetic Zeros, judulnya 'Home' juga soalnya. Cuma bisa ngebayangin rasanya soalnya nggak pernah jadi anak rantau... hehehe

    ReplyDelete

Tell me what do you think about this posting. Anything! Good or bad, I'm ready to receive it.