Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Thursday, May 5, 2016

Monday Madness

Just like a typical high school student who keeps referring to Monday as "Monster Day", I'm gonna use the term to describe what my Mondays have been this semester. I actually hate the words because it is overused, but it's suitable. High school students' Monday has got nothing on mine.

Monday is when I sleep at 3 and wake up at 4.30, sleep again at 4.35, and wake up again at 7.30. That's just the normal timeline. The abnormal one is when the assignments attack, then it means no sleep at all. Is it really that surprising? No, not at all. But I've been doing this for almost four years and sometimes I'm just tired of it.

This is what I look like every Monday:

Drawing by me. I'm not this 'slim' in real life, in case you're wondering.


You must've seen The Walking Dead, right? Well, I haven't and I probably won't watch it because zombies are not my thing. But without even watching it, I know what happens in that series because every freaking Monday morning I look at my reflection in the mirror and there you go, a Walking Dead episode!

Do you guys feel the same too? Or am I the only one who is too lazy to freshen up before going to the campus? But, dude, if I go through some unnecessary make-up routines, I'll still look like I don't use anything after the studio. Battered, beaten up by the assignments, panda eyes strike again, begging to be closed for at least one hour.

Well, the life in the studio is actually not as scary as you think. We are free to do anything. I mean, did you read what I wrote on the drawing above? I can watch movies. I can even watch basketball games and cheer (silently, of course, I have manners lol) without having to be worried that my teacher is gonna kick me out of the class, except the times when he/she comes to the class and just walks around checking our assignment progress. Other than that, we can sleep through the day or even go home. But I can't just sleep in the class and go home (again, I have manners), so instead I watch something from my laptop or just chatting with friends.

Sounds a lot of fun, huh? Where's the 'monster' in that? This is it, the climax. In the end of the studio, we have to collect the assignment progress that we're supposed to do during the studio. That's the madness. That's what makes me look like an even uglier zombie than the ones in The Walking Dead. Not to mention the deadlines, which of course always happens on Monday. We're looking at that day as the Judgement Day. My God, the beats your heart makes when the teacher announces if you pass the standard or not...

Monday is when both miracles and bad lucks happen. I said miracles because good things sometimes happen unexpectedly, when mostly it's just bad lucks. There's not many Mondays left in this semester. I actually want to say a nice thing about Monday after that previous sentence, but since the deadline is two Mondays away, I'll just keep that to myself until Monday is finally being nice to me too.

I have no idea what useful things you, or even myself, can get from this randomly written post. Maybe I just need a rest from Daniel Brühl marathon I'm currently doing, mostly because my heart just can't take his adorableness for now -- it reaches the limit lol. I'm gonna continue to fangirl over him after I write this. And look forward for the movie marathon post I obviously going to make!

Tschüs!

Tuesday, April 15, 2014

Homesick

Akhir-akhir ini saya lagi kangen-kangennya sama keluarga di Bogor. Selama hampir 2 tahun kuliah di Malang, rasanya frekuensi nelpon dan FaceTime-an sama keluarga paling banyak di semester 4 ini. Apa-apa nelpon, apa-apa FaceTime. Kata pertama yang dikeluarkan adalah "kangeeeen!". Bahkan mau ngomongin tentang NBA sama adik pun saya memutuskan untuk lewat jalur suara dibanding chatting lewat Line atau BBM. Selain dia emang suka nggak peduli dengan chat-chat yang masuk, NBA emang enak diomongin langsung. Awalnya cuma mau ngecek kabar, ujung-ujungnya konsultasi tentang NBA. Maklum, newbie (bentar lagi juga pasti bosen). Dan saya lagi malas-malasnya buka internet buat cari istilah-istilah NBA, jadi apa-apa tanya adik. Padahal yang nelpon saya, yang keluar pulsa saya, tapi dia suka ngomel "Kakak kalau nelpon ngomongin NBA doang bisa 20 menitan!" (Alah, seneng aja kan lu akhirnya ada temen ngobrol NBA :p)

Tuh kan, apa-apa pasti ujungnya NBA lagi -_-

Balik ke topik utama. H-O-M-E-S-I-C-K. Saya biasanya kebal sama hal-hal begini. Saya nggak pernah pulang di tengah-tengah semester, sekalipun ada libur panjang sampai 5 hari (atau pas minggu tenang). Alasannya simpel: nanti kalau udah pulang, bakal malas balik ke Malang lagi. That's right. Dan juga, mahasiswa arsitektur itu tugasnya bejibun. Mungkin saya salah satu mahasiswa yang take it easy terhadap tugas, tapi kalau sampai banyak tugas dan tugasnya dibawa pulang ke rumah? Meh. Nggak akan selesai. Teman-teman saya yang rumahnya deket macam di Surabaya aja mikir dua kali kalau mau pulang tiap minggu. Gimana saya?

Source

Tapi walaupun begitu, pulang adalah suatu kewajiban bagi saya. Setiap libur semester harus pulang. I can't help but thinking about my family all the time. Tell ya what, I'm a 'family woman' (maunya ngikutin istilah 'family man' gitu tapi gagal kayaknya, ya udah lah). Tapi kalau pun mereka ke Malang juga, rasanya bakal beda dengan kalau saya yang pulang ke sana. Anak rantau pasti mengerti hal ini, kecuali yang emang basic-nya tahan banting. Lah, saya juga tahan banting kok. Akhir-akhir ini aja label 'tahan banting'-nya ketiban label 'awas pecah'.

Terus, apalagi yang bikin tambah homesick? Lagu. Yeah, we're talking about this again. Penyanyi dan band-band yang akhir-akhir ini sering saya dengar kebetulan punya lagu tentang 'pulang', atau setidaknya ada kata 'home' baik di judul maupun liriknya. Karena itu, saya pun bikin playlist spesial berjudul HOMESICK (yes, with full caps lock) yang berisi lagu-lagu ini. Cekidot.

1. HOME - Michael Buble
Lagu ini memang menempati posisi teratas bagi yang galau pengen pulang. Siapa sih yang nggak tau lagu ini? Lagi di sekolah aja "Let me go hoooomeeeee~", lagi macet "Let me go hoooomeeee~", gimana yang lagi homesick pasti nyanyinya pakai suara parau dan depresi "LET ME GO HOOOO-OOO-OOOMEEE~ I'M JUST TOO FAR FROM WHERE YOU ARE, I WANNA COME HOOOOME~". Sedih. Om Buble emang juara banget. *kecup jauh*
Listen to this song here.

2. 93 MILLION MILES - Jason Mraz
"Just know, you’re never alone, you can always come back home."
My Uncle J is the best at writing a song. Dia bisa bikin lagu tentang apa aja, dan pasti salah satunya ada lagu tentang 'pulang'. Dia juga anak rantau loh, kawan, maybe that's why I can relate to this song. Sebenarnya lagunya sangat menginspirasi buat kita-kita yang lagi jauh dari rumah untuk menggapai mimpi, tapi ya kalau denger lirik makjleb di atas kan gimana gitu rasanya.
Listen to this song here.

3. HALFWAY HOME - Jason Mraz
"I'm halfway home and I'm still out, still out on my own. I'm halfway there and I don't care, no I don't mind."
Another song from Uncle J. Kali ini cuma lagu yang diiringi akustik gitarnya aja karena biasanya dia bawain lagu ini live, tapi tahulah suara dia gimana, jadinya heart-breaking gitu (eaaaa).
Listen to this song here.

4. HOME IS IN YOUR EYES - Greyson Chance
"I travel a thousand miles just so I can see you smile. Feels so far away when you cry, 'cause home is in your eyes."
Katanya, Dek Greyson bikin lagu ini buat fans-fans-nya di seluruh dunia yang jauh dari dia. Tapi buat saya mah, ini juga cocok buat keluarga ('family woman' strikes again). Kalau saya pulang, wajah keluarga saya kelihatan senang banget. Sebaliknya, kalau saya balik lagi ke Malang, mereka sedih, terutama Mama. She just couldn't stop being sad, but she tried to hide it so I wouldn't feel sad too. Ah siyal, jadi ikutan sedih.
Listen to this song here.

5. COME HOME - OneRepublic
"Come home, come home. Cause I’ve been waiting for you for so long, for so long."
Oke, mungkin lagu ini cocoknya buat keluarga saya yang selalu nungguin saya pulang (emang ada yang nungguin...?). Tapi yah, lagunya slow banget, ditambah suara akang Ryan Tedder yang jedeerrrrr bikin eargasm. Kayaknya dia lagi nungguin seseorang buat pulang ke dia gitu. I'll come home, kang, don't worry.
Listen to this song here.

6. EVERY NIGHT - Imagine Dragons
"I'm coming home to you, every night, every night, every night, every night."
Udah denger Come Home-nya OneRepublic? Mungkin lagu ini bisa jadi lagu balasannya. Seperti Come Home, ini lebih pas buat pasangan sih. Tapi berhubung saya nggak punya pasangan (uhuk, kode, uhuk), lagu ini buat Mama-Papa-adik-adik tercinta saja. Kalau denger ini saya suka mikir sendiri... saya nggak bisa pulang ke rumah setiap malam. Boro-boro. Itu yang bikin saya kratak-kratak kalau denger lagu ini.
Listen to this song here.

7. GET HOME - Bastille
"How am I gonna get myself back home?"
Soundtrack yang pas buat yang bingung mau pulang naik apa. Kereta? Pesawat? Bus? Jalan kaki? Blah. Tapi kalau saya sih nyanyi ini pas lagi ada libur panjang di tengah-tengah semester dan tugas sedang menggunung. How am I gonna get myself back home kalau begini caranya? Ditambah musik dark a la Bastille dan suaranya bang Dan Smith aaiihhhhh ailapyu bang, ailapyu.
Listen to this song here.

8. HOME - American Authors
"I'm not trying to stop a hurricane. I'm not trying to shake the ground below. I'm just trying to find a way to make it back home."
Same title as Buble's song, but this is a completely different song. Dibawakan oleh band favorit saya yang baru (thanks banget loh Seth Meyers, untung saya suka ngikutin acara Late Night-nya hoho), Home juga mengusik tentang orang yang pengen banget pulang, dalam kasus lagu ini, ke 'Mama' dan 'Lady'-nya. It's the mix of rock and country (because of the banjo thing), tapi enak banget lagunya :') Saya emang nggak pernah salah pilih penyanyi/band buat digilai haha.
Listen to this song here.

9. HOME - Phillip Phillips
"Just know you're not alone, cause I'm gonna make this place your home."
Again, same title different song. Dan liriknya mirip-mirip 93MM-nya Uncle J. Kalau yang lagu-lagu sebelumnya tentang pulang atau kembali ke rumah, lagu ini justru mencoba untuk 'make this place our home'. Jadi, di mana pun kita berada, bang Phillip bakal bikin tempat itu jadi rumah kita, kawan. Tetep aja sih, walaupun lagunya asyik, kalau mood lagi mellow pengen pulang ya jadinya sedih.
Listen to this song here.

Well, anak rantau? Jadi ikutan homesick?
Saya ngetik sambil dengerin playlist 'HOMESICK' ini. Pipi tiba-tiba basah aja :')

Friday, February 3, 2012

No Boundaries



With every step you climb another mountain
Every breath it's harder to believe
You make it through the pain, whether the hurricanes
To get to that one thing

Just when you think the road is going nowhere
Just when you almost gave up on your dreams
They take you by the hand and show you that you can
There are no boundaries

(No Boundaries - Kris Allen)


 THERE ARE NO BOUNDARIES...
...TO REACH YOUR DREAMS.
NOTHING'S GONNA BRING ME DOWN.

Sunday, May 15, 2011

Between the Sunshine and the Rain


Sometimes the sun shines on other people's houses and not mine
Some days the clouds paint the sky all gray, and it takes away my summertime
Somehow the sun keeps shining upon you while I struggle to get mine

If there's a light in everybody, send out your ray of sunshine
(Sunshine Song - Jason Mraz)

Matahari adalah sumber energi utama dan terbesar di alam ini. Kita tidak akan bisa hidup tanpanya, tanpa sinarnya yang selalu menerangi kehidupan, yang selalu memberikan sebuah manfaat.

Saya ingin menjadi matahari.

Not literally. Saya ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang-orang, seperti matahari yang memancarkan sinarnya. Panas, tetapi akan terasa hangat apabila kita menerimanya dengan baik.



Let the rain keep falling down
Cause it won't stop me from getting where I'm bound
Maybe I'm crazy, maybe it's too late
But I'm gonna make it, don't care what the skies say
So oh let it rain, let it rain...
(Let It Rain - Kris Allen)

Hujan. Kedatangannya menimbulkan dua hal; baik dan buruk. Baik, karena telah menyuburkan tanaman-tanaman dan membantu kita dalam melakukan aktivitas-aktivitas penting. Buruk, karena jika sebelum turun ke bumi ia janjian dulu dengan teman-temannya yang lain, maka akan berdampak banjir besar bagi para makhluk di bumi.

Sayang, sekarang saya adalah si hujan.

Akhir-akhir ini saya mengakui bahwa saya tidak secerah matahari, tidak se-useful matahari, tidak pula seindah rintik-rintik hujan. Saya hanyalah si hujan lebat yang membawa kabar buruk, yang merugikan orang lain. Hati saya selalu mendung walaupun matahari sedang bersinar dengan senangnya. Wajah saya selalu dibanjiri air hujan yang ajaibnya turun dari dua bola mata saya.

Problems? Yeah, I have some problems. But like Nicholas Angel from Hot Fuzz said, "This is something I can do myself." -- that's what I'm gonna do. Tapi bagaimana jika cahaya matahari sangat dibutuhkan untuk mencerahkan awan yang mendung? Saya tetap butuh sebuah dukungan, seseorang yang mau mendengarkan curahan hati saya dengan sepenuh hati, seseorang yang mau memberikan nasihat berarti untuk saya.

Seperti cahaya matahari.

Dear sun... I'm struggling to get your light, mind to send out your ray of sunshine?


Tuesday, November 30, 2010

3 Idiots: You Can Laugh and Cry at the Same Time (Like Me!)

Ya, saya habis nonton 3 Idiots. Pikiran pertama saya begitu denger judulnya: bagus nggak sih? Kayaknya standar India deh.
Apalagi pas liat posternya, pikiran saya: bagusan My Name Is Khan kemana-mana!



Eh, pas saya udah nonton, sumpah deh, saya tarik kata-kata saya itu dan nggak akan pernah saya keluarkan lagi.

3 IDIOTS IS LIKE THE BEST (INDIAN) MOVIE EVEEERRRR!!!

Sesuai judul posting ini, 3 Idiots benar-benar bikin kita ketawa dan nangis bersamaan! Ditambah lagu-lagunya yang beuuuuh... bikin sedih dan bikin semangat, jadi tambah keren deh ini film! Thumbs up!
Dulunya, saya cuma nangis gara-gara film Armageddon (just like what I said, klik di sini).
Dulunya, saya menganggap Vantage Point adalah my favorite movie of all time (baca ulasannya, klik di sini).
Dulunya, saya memang pecinta film India (apalagi Kuch Kuch Hota Hai) tapi abis itu enggak lagi.

Tapi sekarang, semua kata 'dulunya' di atas udah nggak jaman dengan adanya 3 Idiots!

Sinopsis:
Rancho (Aamir Khan), Farhan (R. Madhavan), dan Raju (Sharman Joshi) adalah teman sekamar di Imperial College of Engineering, India. Walaupun dengan latar belakang yang berbeda-beda, Rancho yang banyak akal (pinternya subhanallah), Farhan yang berwibawa, dan Raju yang taat agama dan serius, menjadi tiga sekawan yang sering banget bikin rektor mereka yang kolot, nggak punya belas kasihan, dan amit-amitlah pokoknya, Viru Sahastrabudhhe atau dipanggil ViruS (Boman Irani), kesel setengah mati. Apalagi ada mahasiswa yang nyebelin abis dan bertekad untuk mengalahkan tiga sekawan itu dalam hal apapun, Chatur atau Silencer (Omi Vadya). Mereka bertiga seringkali dipanggil Idiots oleh orang-orang kampus.
Masalah muncul saat Rancho jatuh cinta pada anak ViruS, Pia (Kareena Kapoor), dan Rancho menjadi mahasiswa terbaik di setiap semester (Farhan dan Raju jadi 2 mahasiswa terbawah). Farhan harus memenuhi keinginan ayahnya menjadi insinyur, padahal dia pengen jadi Wild Life Photographer. Sedangkan Raju harus terus kuliah dan berusaha mendapat pekerjaan dengan menaikkan nilai-nilainya, karena keluarganya sangat bergantung padanya (ayahnya yang tukang pos sakit dan kakak perempuannya telat nikah, karena gak punya biaya), tapi dia terancam dikeluarkan oleh ViruS karena membuat masalah. Di tengah semua itu, Rancho menyemangati mereka dengan kata-kata bijaknya--sampai suatu hari mereka bertiga membuat perjanjian dengan Chatur (atau tepatnya, Chatur yang nantangin mereka) bahwa dalam 10 tahun ke depan, siapa yang lebih sukses, berarti dialah yang menang.

Ki-ka: Pia, Farhan, Rancho, Raju
...
Film ini nggak cuma bisa bikin ketawa dan nangis, tapi banyak pesan moral dan inspiratif yang bisa dijadikan pedoman hidup (ceile)! Gila tuh si Rancho, coba ada satuuuu aja orang kayak dia, pasti saya kawinin! Saya selalu nangis pas bagian Rancho nolongin temen-temennya huhu terus Rancho cakep banget (?) *kagak ada hubungannya!* Saya juga akhir-akhir ini suka ngomong "Aal izz well... Aal izz well..." pas lagi kebingungan atau khawatir, kayak Rancho. Dahsyat abis ini orang!




Ki-ka: Farhan, Rancho, Raju
 
Clockwise: Raju, Rancho, Pia, Farhan


Aamir Khan, pemeran Rancho, aslinya umur 45 tahun (44 tahun pas syuting film)!!! Tapi dengan hebatnya dia memerankan anak kuliah umur 20 tahunan dan sama sekali nggak kelihatan tua! R. Madhavan, pemeran Farhan, juga udah kepala 4, tapi bisaaa aja keliatan muda. Another thumbs up for this movie (and Aamir Khan of course :D).

Bayangin, saya lagi ulangan Biologi aja tiba-tiba kepikiran scene paling sedih di 3 Idiots (ayo cari tahu sendiri hehe)! Ya udah deh, sistem gerak sama sirkulatori yang mati-matian saya pahami busssh hilang seketika, malah terngiang-ngiang lagu Aal Izz Well sama Jaane Nahin Denge Tujhe (lagu ini sedih abis) -__-

Gara-gara 3 Idiots, saya jadi semangat belajar (lupakan ulangan Biologi tadi) dan kuliah nanti insya Allah!!!

"Singa sirkus juga belajar untuk bisa duduk di kursi, hanya karena takut dicambuk. Kita menyebut singa ini terlatih, bukan terdidik."
-Ranchoddas "Rancho" Shamaldas Chanchad, 3 Idiots

"Jangan mengejar kesuksesan. Jadilah orang besar, maka kesuksesan akan mengikutimu."
-Ranchoddas "Rancho" Shamaldas Chanchad, 3 Idiots

"Hidup itu perlombaan. Jika kau tidak cekatan, maka kau akan diinjak-injak."
-Viru Sahastrabudhhe, 3 Idiots



Beberapa penggal kata-kata mutiara dari 3 Idiots.
Ayo nonton, it's very recommended for you guys! xD

Friday, August 13, 2010

Telenovela Never Dies

Melihat judulnya, pasti langsung ngebayangin cowok-cewek latin yang saling jatuh cinta, terus si cewek bilang, "Fernando..." dan si cowok bilang, "Maria..."

Setidaknya itulah yang muncul di benak kawan saya, Diba, pas liat tweet saya yang ngomongin tentang telenovela. Mentang-mentang tunangannya itu si Fernando Torres, bukan berarti dia harus masang nama Fernando seenaknya.

Ya sudahlah, klasik memang kalau telenovela itu pasti ada hubungannya dengan Fernando-Maria-Fernando-Maria ini. Tapi di posting ini saya khusus membahas telenovela waktu saya kecil dulu (maksudnya waktu saya masih kecil, bukan saya kecil--jelas beda, ya, saya nggak pernah kecil). Saya juga nggak tahu kesamber apa tiba-tiba pengen nonton telenovela lagi (nanti saya kasih tau deh di next posting :D), perasaan pas hujan saya di rumah kok nggak keluar-keluar <--- mulai ngegaring.

Oke, mari kita list telenovelanya (tulisan kecil itu judul tayang di indonesia):

1. AMIGOS X SIEMPRE - Amigos
 
 
 TELENOVELA TERKEREN! Hahaha hayooo siapa sih yang nggak tau Amigos yang dulu sering tayang di SCTV pas jaman saya SD (sekitar tahun 2001-2002)? Gila aja ada yang nggak tahu, ter-la-lu! *ngutip kata-katanya Rhoma Irama*
Jaman SD, telenovela ini bener-bener jadi trend setter. Posternya dijual di mana-mana. Malahan, saya sama temen-temen jadi LARPers (Live Action Role-Playing *ngutip dari Supernatural hehe*) Amigos loh! Persahabatan Ana-Pedro-Lourdes-Santiago-Renata-Patricia-Rafael-Gilberto-Carlos-dan-lain-lain yang penuh lika-liku, cinta, dan kekeluargaan, memang the best banget. Ah, kayaknya nggak bakalan cukup ngomongin semua itu di sini, nanti saya bahas sendiri deh tentang Amigos haha.

2. AVENTURAS EN EL TIEMPO - Petualangan Amigos


Amigos abis, diganti ama telenovela ini. GILA, NGGAK KALAH KEREN! Apalagi Ana dan si kaya-sombong-ganteng Santiago di Amigos balik lagi di Petualangan Amigos ini (oke, sebenernya aneh juga ada embel-embel 'Amigos'-nya, mengingat artinya Aventuras En El Tiempo adalah Adventures In Time), sebagai Violeta/Rosenda dan Angel del Huerto.
Ceritanya itu si Violeta lagi liburan di rumah neneknya, terus nemuin mesin waktu buatan kakek buyutnya (kalo nggak salah), dan ngajak Angel, Neto (adik Angel) dan temen-temennya yang lain buat nyobain mesin waktu itu. Ternyata mereka sampai di tahun 80-an (kalo nggak salah lagi), waktu ibu Violeta meninggal pas melahirkannya. Nah, ya sudah, mereka berusaha nyelamatin ibu Violeta :D
Tapi saya kecewa, serial ini nggak bisa didownload huwaaaa di youtube juga gak ada :'(

3. COMPLICES AL RESCATE - Mariana dan Silvana


Ya, judul asli dan indonesianya emang jauh banget haha -_- Tapi masa mau ngomongin judulnya sih?
Oke, Mariana dan Silvana. Belinda lagi, Belinda lagi. Tapi tetep saya nggak bosen (dulu ngepens abis sama cewek iniiiiii!). Eh, ada si Martin Ricca juga loh! Hahaha xD
Well, Mariana dan Silvana anak kembar yang waktu kecil terpisah (klasik lah). Mariana hidup biasa-biasa aja dengan bakat nyanyi yang luar biasa, sedangkan Silvana kebalikannya (dan pintar banget kalo nggak salah). Terus mereka tukeran identitas, ya begitulah seterusnya. Jujur aja, saya nggak nonton sampai habis banget telenovela ini. Terus kata Tante Wikipedia, Belinda Peregrin diganti sama Daniela Lujan di season 2.

4. MARIA BELEN - Maria Belen


Cukup dengan telenovela-serba-Belinda. Maria Belen juga termasuk telenovela favorit saya loh, walaupun tokoh utamanya anak umur 6 tahun. Si Danna Paola ini lucu banget, beneran deh, apalagi rambut kriwilnya itu yang dikuncir dua (sempet jadi trend juga)!
Maria Belen adalah anak yatim piatu (katanya) yang tinggal sama pamannya. Kemudian dia dikirim ke sekolah asrama dimana kepala sekolahnya nyebelin abis (saya nggak kebayang punya guru kayak gitu) dan punya temen sekelas namanya Deborah, anak yang sombong banget, golden child si kepala sekolah (namanya Ursula something lah haha lupa). Terus ada guru yang baiiik banget (lupa namanya siapa -_- tapi dia yang jadi tante rambut palsu di Carita de Angel) yang jatuh cinta sama cowok namanya Pablo--nah, si Pablo ini ternyata bapaknya Maria Belen (ganteng pula--biasalah, pasti bapaknya ganteng-ganteng)! Tapi emang dasar telenovela, nggak ketahuan semudah itu (ketahuannya pas akhir gitu deh).
Btw, saya lagi download serialnya loh haha (terus?), tapi nggak ada subtitlenya dong :'( Nggak apa-apalah, sekalian belajar Spanish biar nggak kagok pas tinggal bareng bang Fabregas (????!!!)

5. EL DIARIO DE DANIELA - Buku Harian Daniela


Sebenarnya saya nggak pernah ngikutin serial ini. Serius. Pernah nonton satu episode, tapi entah udah yang ke berapa itu, jadinya malah nggak nyambung. Jadi saya juga nggak tahu ceritanya kayak apa haha (elah -__-). Saya nyeseeeeeelll!!! Waktu itu kan sepupu saya sering langganan majalah INO, dan pernah ngebahas tentang telenovela ini. Ternyata ada Martin Ricca-nya (dan Christoper Uckermann!!!). Dasar norak ya baru tahu -_- ya sudahlah nanti nyoba download aja :D

6. CARITA DE ANGEL - Carita De Angel


Naaaah ini yang masih membekas banget di pikiran saya, secara gitu loh, serial ini habis pas saya kelas 6 SD (empat tahun lalu), dan saya seneeeeeeng banget nontonnya. Dulce Maria lucu banget :* :*
Pokoknya ceritanya muter-muter di situ aja sih, tentang kehidupan Dulce Maria yang sekolah di sekolah asrama, dengan guru-guru yang asyik-asyik. Terus ada Suster Cecilia yang jatuh cinta sama papanya Dulce, kalo nggak salah namanya tuh Luciano, tapi terhalang sama tunangannya Luciano, namanya Nicole. Asyik banget deh serialnya :DD

7. VIVAN LOS NINOS - Vivan Los Ninos



Baru inget judul telenovelanya! Selama ini yang nempel di pikiran saya adalah seragam anak-anaknya yang warna kuning terus kotak-kotak (dan ada anak yang sentimentil-sentimentil suka pakai tanda hati itu deh haha) tanpa tahu judulnya. Sedih sekali -_-
Dan saya baru ingat, si Dulce Maria dan Maria Belen ikut main di serial ini. Hahaha ketahuan deh abis buka Google :p
Ceritanya sih seputar guru namanya Lupita Gomez sama murid-muridnya yang lucu-lucu dan berbeda sifat. Ada yang bandel, sombong, baik, sentimentil, bla bla bla (lupa namanya siapa aja, kalo nggak salah tuh ada yang namanya Damian, Simoneta, Diego, Marisol, dll). Waktu itu saya cuma nonton beberapa episode dan langsung nempeeeel terus di hati haha (ya cuma seragamnya doang, judulnya kagak -_-).


SEKIAN!
Kalau ada yang seru lagi nanti saya tambah deh. Terus kalau ada yang mau link download telenovela Maria Belen, Carita de Angel, El Diario De Daniela atau Vivan Los Ninos (tapi tanpa subtitle) komen aja ya :D

*note: saya ngetik ini sambil dengerin soundtrack-nya Amigos X Siempre loooh haha penting.